FILOSOFI HIDUP

Januari 28, 2009

*HIDUP SEKALI HIDUPLAH YANG BERARTI*
*QU ANFUSAKUM WAAHLIKUM NAARAN*


*HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID*
#HIDUPLAH DENGAN IMPIAN#


NASEHAT KH.HASAN ABDULLAH SAHAL

September 18, 2014

Nasehat Kyai Nan Bijak KH. Hasan Abdullah Sahal :
1. Kaya itu penting, tapi jangan yang penting
kaya; yang penting kaya bisa menghalalkan
segala cara. Maka kalau bisa orang itu kaya
dan sehat. Sehat itu penting, krn maksiat saja
perlu sehat, apalagi ketaatan dan kebaikan
perlu kesehatan. Berusahalah jadi orang kuat.
2. Hidup itu nikmat dan indah, maka nikmatilah
keindahan hidup. Yang membuat tdk nikmat itu
manusianya. Allah sdh menjadikan semuanya
indah di dunia ini. “Dia-lah yang membuat
indah segala sesuatu yang Dia ciptakan” (Qs.
[32]: 7)
3. Keindahan dan kenikmatan bagi seorang guru
yaitu murid; bagi suami adlh istri; bagi orang
tua adlh anak; bagi pemimpin adlh rakyat, dst.
Ini surga kita: guru pny murid, murid pny guru,
itu surga. Bayangkan murid tdk pny guru, atau
guru tdk pny murid. Dokter tdk pny pasien,
pasien tdk pny dokter.
4. Guru bkn sekedar mengajar ilmu, tapi jg
mengajar kehidupan.Kiai yg bener itu ada di
pondok 24 jam, 7 hari seminggu, 31 hari
sebulan, dst; pesantren tdk boleh jadi sambilan,
mendidik dan mengajar tdk boleh hanya
sambilan. Harus totalitas; tenaga, pikiran, hati,
dan keikhlasan.
5. Kita syukuri kenikmatan ini, dan kita nikmati
kesyukuran ini. Jangan sampe kenikmatan kita
disyukuri orang lain, atau kesyukuran kita orang
lain yg menikmati. Ramadhan dan Idul Fitri, itu
kesyukuran dan kenikmatan kita, jangan sampe
malah orang2 nasrani, yahudi, kapitalis,
komunis, dll yg menikmati.
6. Memberi sedekah saat2 sulit itu bagus,
mulia. Memberi sedekah saat lapang itu biasa.
Ingat hadis Rasul: “juhdul muqill”, kerja
kerasnya orang yg serba terbatas; maka
keterbatasan diri tdk boleh membuat orang tdk
berbuat kebaikan.
7. Maka, jangan sampe jadi manusia yg tdk pny
prestasi. Berprestasilah, dan harus pny
keunggulan. Berprestasilah dlm kebaikan,
kemakrufan dan kebenaran.
8. Di pondok ini semangatnya adalah
kebersamaan utk memberi, bukan kebersamaan
utk bagi-bagi. Ingat, dlm berjuang dan berjihad
jgn berpikir dapat apa, berapa, itu sampah2
perjuangan.
9. Di pondok ini kita tanamkan bom, yaitu bom
spiritual, bukan bom kimiawi. Kita didik santri2
ini menjadi bom spiritual, utk mengebom
sesuatu yg tdk benar, kemungkaran dan
kemunduran.
10. Tiap orang pny aib, tiap lembaga pny
kekurangan. Boleh membaca aib orang, tapi
jangan membacakannya. Bedakan antara
membaca dan membacakan. Suasana sekarang
ini semrawut, krn saling membacakan aib orang
lain.
11. Ulama yg mempertahankan harga diri dan
meninggalkan persatuan umat, menjauhi
ukhuwah Islamiyah, tdk usaha diikuti, itu ulama
palsu. Umat ditinggalkan ulama itu pahit, tapi
lbh pahit lg klo ulama ditinggalkan umat.(kh hasan)


10 DA’A YANG DIKABULKAN ALLAH SWT.

November 14, 2013

DI ANTARA DO’A-DO’A MUSTAJAB

1. DO’A setelah Sholat TAHAJJUD.
2. DO’A setelah Sholat DHUHA.
3. DO’A menjelang BERBUKA PUASA.
4. DO’A antara ADZAN dan IQOMAD.
5. DO’A antara DUA KHUTBA JUM’AT.
6. DO’A di penghujung hari JUM’AT (BA’DA ASHAR).
7. DO’A dikala turun HUJAN.
8. DO’A di kala mendengar KOKO AYAM (Diriwayatkan ayam
adalah hewan yang dapat melihat MALAIKAT/WAKTU SUBUH).
9. DO’A IMAM dan KHOLIFAH/PEMIMPIN yang ADIL.
10.DO’A orang yang TERDZOLIMI.
11. DO’A ORANG TUA kepada ANAKNYA.

” ADA PUN ORANG YANG DI DO’AKAN OLEH PARA MALAIKAT.”
1. Orang yang selalu BERSHALAWAT.
2. Orang yang berada di SHAF terdepan dalam SHALAT.
3. Orang yang MERAPAT dan MELURUSKAN SHAF SHALAT.
4. WANITA yang HAMIL.
5. WANITA yang MERAWAT ANAKNYA.
6. Orang yang MENDO’AKAN ORANG LAIN.
7. Orang yang DUDUK MENUNGGU SHALAT,
8. Orang yang TIDUR dalam keadaan SUCI.
9. Orang yang membesuk ORANG SAKIT.

SUBHANALLAH…
Jangan pernah berhenti berdo’a karena dengan berdo’alah kita
akan merasa dekat dengan ALLAH.. Semoga ALLAH kabulkan
doa kita semua Aamiin.

(cantumkan jika anda punya doa, agar kami para jamaah bisa ikut
mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan
teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.


IN MEMORY PLPG 2013 GEL.IV

Oktober 23, 2013

*ADA PERTEMUAN ADA PERPISAHAN*
#TIADA SEDIH YANG ABADI DAN TIADA SENANG YANG ABADI#

“NAMA – NAMA DAN NILAI YANG LULUS PLPG UIN YOGYAKARTA TAHUN 2013 :

2013_peserta-pengukuhan-plpg-reguler-20-desember-2013-1
P1020240PLPG ONLY SMK EDITANKU


DETIK DETIK HAYAT RASULULLAH SAW

Mei 29, 2013

Detik Kewafatan Rasullullah SAW
(Hayatus Sahabah)

Dari Ibnu Mas’ud ra bahwa ia berkata: Ketika ajal Rasulullah SAW sudah dekat, baginda mengumpul kami di rumah Siti Aisyah ra. Kemudian baginda memandang kami sambil berlinangan air matanya, lalu bersabda:

“Marhaban bikum, semoga Allah memanjangkan umur kamu semua, semoga Allah menyayangi, menolong dan memberikan petunjuk kepada kamu. Aku berwasiat kepada kamu, agar bertakwa kepada Allah. Sesungguhnya aku adalah sebagai pemberi peringatan untuk kamu. Janganlah kamu berlaku sombong terhadap Allah.” Allah berfirman: “Kebahagiaan dan kenikmatan di akhirat. Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan dirinya dan membuat kerosakan di muka bumi. Dan kesudahan syurga itu bagi orang-orang yang bertakwa.”

Kemudian kami bertanya: “Bilakah ajal baginda ya Rasulullah? Baginda menjawab: Ajalku telah hampir, dan akan pindah ke hadhrat Allah, ke Sidratulmuntaha dan ke Jannatul Makwa serta ke Arsyi la’ la.” Kami bertanya lagi: “Siapakah yang akan memandikan baginda ya Rasulullah? Rasulullah menjawab: Salah seorang ahli bait. Kami bertanya: “Bagaimana nanti kami mengafani baginda ya Rasulullah?” Baginda menjawab: “Dengan bajuku ini atau pakaian Yamaniyah.” Kami bertanya: “Siapakah yang mensolatkan baginda di antara kami?” Kami menangis dan Rasulullah SAW pun turut menangis.

Kemudian baginda bersabda: “Tenanglah, semoga Allah mengampuni kamu semua. Apabila kamu semua telah memandikan dan mengafaniku, maka letaklah aku di atas tempat tidurku, di dalam rumahku ini, di tepi liang kuburku, kemudian keluarlah kamu semua dari sisiku. Maka yang pertama-tama mensolatkan aku adalah sahabatku Jibril as. Kemudian Mikail, kemudian Israfil kemudian Malaikat Izrail (Malaikat Maut) beserta bala tenteranya. Kemudian masuklah anda dengan sebaik-baiknya. Dan hendaklah yang mula solat adalah kaum lelaki dari pihak keluargaku, kemudian yang wanita-wanitanya, dan kemudian kamu semua.”

Semenjak hari itulah Rasulullah SAW bertambah sakitnya, yang ditanggungnya selama 18 hari, setiap hari ramai yang mengunjungi baginda, sampailah datangnya hari Senin, di saat baginda menghembus nafas yang terakhir. Sehari menjelang baginda wafat yaitu pada hari Ahad, penyakit baginda semakin bertambah serius. Pada hari itu, setelah Bilal bin Rabah ra. selesai mengumandangkan azannya, ia berdiri di depan pintu rumah Rasulullah SAW, kemudian memberi salam: “Assalamualaikum ya Rasulullah?” Kemudian ia berkata lagi “Assolah yarhamukallah.” Fatimah menjawab: “Rasulullah dalam keadaan sakit?” Maka kembalilah Bilal ke dalam masjid, ketika bumi terang disinari matahari siang, Bilal datang lagi ke tempat Rasulullah, lalu ia berkata seperti perkataan yang tadi. Kemudian Rasulullah memanggilnya dan menyuruh ia masuk. Setelah Bilal bin Rabah masuk, Rasulullah SAW bersabda: “Saya sekarang dalam keadaan sakit, Wahai Bilal, kamu perintahkan saja agar Abu Bakar menjadi imam dalam solat.” Maka keluarlah Bilal sambil meletakkan tangan di atas kepalanya sambil berkata: “Aduhai, alangkah baiknya bila aku tidak dilahirkan ibuku?” Kemudian ia memasuki masjid dan berkata kepada Abu Bakar ra. agar beliau menjadi imam dalam solat tersebut. Ketika Abu Bakar ra. melihat ke tempat Rasulullah SAW yang kosong, sebagai seorang lelaki yang lemah lembut, ia tidak dapat menahan perasaannya lagi, lalu ia menjerit dan akhirnya ia pingsan.

Orang-orang yang berada di dalam masjid menjadi ribut sehingga terdengar oleh Rasulullah SAW. Baginda bertanya: “Wahai Fatimah, suara apakah yang ribut itu? Fatimah rha. menjawab: “Orang-orang menjadi ribut dan bingung kerana Rasulullah SAW tidak ada bersama mereka.” Kemudian Rasulullah SAW memanggil Ali bin Abi Thalib dan ibnu Abbas ra, sambil dibimbing oleh mereka berdua, maka baginda berjalan menuju ke masjid. Baginda solat dua rakaat, setelah itu baginda melihat kepada orang ramai dan bersabda:

“Ya ma’aasyiral Muslimin, kamu semua berada dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah, sesungguhnya Dia adalah penggantiku atas kamu semua setelah aku tiada. Aku berwasiat kepada kamu semua agar bertakwa kepada Allah SWT, kerana aku akan meninggalkan dunia yang fana ini. Hari ini adalah hari pertamaku memasuki alam akhirat, dan sebagai hari terakhirku berada di alam dunia ini.”

Malaikat Maut Datang Bertamu Pada hari esoknya, yaitu pada hari Senin, Allah mewahyukan kepada Malaikat Maut supaya ia turun menemui Rasulullah SAW dengan berpakaian sebaik-baiknya. Dan Allah menyuruh kepada Malaikat Maut mencabut nyawa Rasulullah SAW dengan lemah lembut. Seandainya Rasulullah menyuruhnya masuk, maka ia dibolehkan masuk, namun jika Rasulullah SAW tidak mengizinkannya, ia tidak boleh masuk, dan hendaklah ia kembali saja. Maka turunlah Malaikat Maut untuk menunaikan perintah Allah SWT. Ia menyamar sebagai seorang biasa.

Setelah sampai di depan pintu tempat kediaman Rasulullah SAW, Malaikat Maut itupun berkata: “Assalamualaikum Wahai ahli rumah kenabian, sumber wahyu dan risalah!”

Fatimah rha berkata kepada tamunya itu: “Wahai Abdullah (Hamba Allah), Rasulullah sekarang dalam keadaan sakit.” Kemudian Malaikat Maut itu memberi salam lagi: “Assalamualaikum. Bolehkah saya masuk?” Akhirnya Rasulullah SAW mendengar suara Malaikat Maut itu, lalu baginda bertanya kepada puterinya Fatimah: “Siapakah yang ada di muka pintu itu? Fatimah menjawab: “Seorang lelaki memanggil ayah, saya katakan kepadanya bahwa ayahanda dalam keadaan sakit. Kemudian ia memanggil sekali lagi dengan suara yang menggetarkan sukma.” Rasulullah SAW bersabda: “Tahukah kamu siapakah dia?”Fatimah menjawab: “Tidak wahai baginda.” Lalu Rasulullah SAW menjelaskan: “Wahai Fatimah, ia adalah pengusir kelazatan, pemutus keinginan, pemisah jemaah dan yang meramaikan kubur.”

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Masuklah, Wahai Malaikat Maut. Maka masuklah Malaikat Maut itu sambil mengucapkan `Assalamualaika ya Rasulullah.” Rasulullah SAW pun menjawab: Waalaikassalam Ya Malaikat Maut. Engkau datang untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?” Malaikat Maut menjawab: “Saya datang untuk ziarah sekaligus mencabut nyawa. Jika tuan izinkan akan saya lakukan, kalau tidak, saya akan pulang. Rasulullah SAW bertanya: “Wahai Malaikat Maut, di mana engkau tinggalkan kecintaanku Jibril? “Saya tinggal ia di langit dunia?” Jawab Malaikat Maut.

Baru saja Malaikat Maut selesai bicara, tiba-tiba Jibril as datang kemudian duduk di samping Rasulullah SAW.Maka bersabdalah Rasulullah SAW: “Wahai Jibril, tidakkah engkau mengetahui bahwa ajalku telah dekat? Jibril menjawab: Ya, Wahai kekasih Allah.” Seterusnya Rasulullah SAW bersabda: “Beritahu kepadaku Wahai Jibril, apakah yang telah disediakan Allah untukku di sisinya? Jibril pun menjawab: “bahwa pintu-pintu langit telah dibuka, sedangkan malaikat-malaikat telah berbaris untuk menyambut rohmu.” Baginda SAW bersabda: “Segala puji dan syukur bagi Tuhanku. Wahai Jibril, apa lagi yang telah disediakan Allah untukku? Jibril menjawab lagi: bahwa pintu-pintu Syurga telah dibuka, dan bidadari-bidadari telah berhias, sungai-sungai telah mengalir, dan buah-buahnya telah ranum, semuanya menanti kedatangan rohmu.” Baginda SAW bersabda lagi: “Segala puji dan syukur untuk Tuhanku. Beritahu lagi wahai Jibril, apa lagi yang di sediakan Allah untukku? Jibril menjawab: Aku memberikan berita gembira untuk tuan. Tuanlah yang pertama-tama diizinkan sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat nanti.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Segala puji dan syukur, aku panjatkan untuk Tuhanku.

Wahai Jibril beritahu kepadaku lagi tentang khabar yang menggembirakan aku?” Jibril as bertanya: “Wahai kekasih Allah, apa sebenarnya yang ingin tuan tanyakan? Rasulullah SAW menjawab: “Tentang kegelisahanku, apakah yang akan diperolehi oleh orang-orang yang membaca Al-Quran sesudahku? Apakah yang akan diperolehi orang-orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan sesudahku? Apakah yang akan diperolehi orang-orang yang berziarah ke Baitul Haram sesudahku?” Jibril menjawab: “Saya membawa khabar gembira untuk baginda. Sesungguhnya Allah telah berfirman: Aku telah mengharamkan Syurga bagi semua Nabi dan umat, sampai engkau dan umatmu memasukinya terlebih dahulu.” Maka berkatalah Rasulullah SAW: “Sekarang, tenanglah hati dan perasaanku.

Wahai Malaikat Maut dekatlah kepadaku?” Lalu Malaikat Maut pun berada dekat Rasulullah SAW. Ali ra bertanya: “Wahai Rasulullah SAW, siapakah yang akan memandikan baginda dan siapakah yang akan mengafaninya? Rasulullah menjawab: Adapun yang memandikan aku adalah engkau wahai Ali, sedangkan Ibnu Abbas menyiramkan airnya dan Jibril akan membawa hanuth (minyak wangi) dari dalam Syurga. Kemudian Malaikat Maut pun mulai mencabut nyawa Rasulullah. Ketika roh baginda sampai di pusat perut, baginda berkata: “Wahai Jibril, alangkah pedihnya maut.” Mendengar ucapan Rasulullah itu, Jibril as memalingkan mukanya. Lalu Rasulullah SAW bertanya: “Wahai Jibril, apakah engkau tidak suka memandang mukaku? Jibril menjawab: Wahai kekasih Allah, siapakah yang sanggup melihat muka baginda, sedangkan baginda sedang merasakan sakitnya maut?” Akhirnya roh yang mulia itupun meninggalkan jasad Rasulullah SAW. Kesedihan Sahabat Berkata Anas ra: “Ketika aku melalui depan pintu rumah Aisyah ra aku dengar ia sedang menangis, sambil mengatakan: Wahai orang-orang yang tidak pernah memakai sutera. Wahai orang-orang yang keluar dari dunia dengan perut yang tidak pernah kenyang dari gandum. Wahai orang yang telah memilih tikar dari singgahsana. Wahai orang yang jarang tidur di waktu malam kerana takut Neraka Sa’ir.” — bersama Sahdan Saragih dan 14 lainnya.


lowongan cpns

Oktober 25, 2010

download;cpns2010stain


ARTIKEL MOTOR TENTANG BUSIIIIIIIII

September 23, 2010

DONLOAD DISINI DARI MS.WORD:
Kenali kendaraan anda melalui busi

Kondisi busi mencerminkan kondisi kendaraan anda…

BUSI NORMAL

Insulator terlihat coklat atau keabu-abuan. Hanya sedikit terdapat bekas pembakaran yang menutupi electroda-electrodanya.

KONDISI MESIN
Mudah dihidupkan, juga pada putaran mesin tinggi ataupun rendah, mesin bekerja dengan baik

KOTORAN OLEH KARBON (CARBON FOULING)
Insulator dan elektroda tertutup oleh lapisan serbuk karbon kering berwarna hitam.

KONDISI MESIN
Mesin susah dihidupkan, mesin tidak stabil pada kecepatan rendah. Penambahan kecepatan tidak bekerja lagi, dan terjadi mesin mati.

PENYEBAB

1. Kesalahan pemakaian nomor tingkat panas busi.
2. Campuran bahan berlebihan (Carburator banjir).
3. Saringan udara tersumbat (kotor).
4. Bahan bakar tidak baik mutunya.
5. Terlalu lama dipakai pada kecepatan rendah.
6. Cuk tidak pada posisi off.
7. Kelambatan pada waktu penyalaan.

CARA PERBAIKAN

1. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil) U22FS-UU20 FS-U
2. Diperlukan perbaikan (service).
3. Penggunaan bahan bakar yang baik

KOTORAN OLEH OLIE (OIL FOULING)
Basah oleh olie yang melapisi permukaan insulator dan elektroda. Kelihatan hitam dan basah.

KONDISI MESIN
Hampir 90% gangguan mesin yang disebabkan oleh busi, dikarenakan kotor oleh endapan karbon (carbon fouling), kotor oleh endapan olie dan kotor oleh endapan timah hitam.

PENYEBAB

1. Kerusakan pada piston ring (piston ring aus) atau renggangnya klep tidak tepat.
2. Campuran gas bensin dan udara berlebihan (terlalu banyak bensin).
3. Pada mesin 2 tak, campuran oli terlalu banyak/melebihi pemakaian standar.
4. Mesin baru saja turun mesin (overhaul) dimana pada waktu pemasangan bagian mesin menggunakan banyak oli.

CARA PERBAIKAN

1. Ganti/perbaiki bagian mesin yang sudah aus/rusak.
2. Stel/bersihkan karburator.
3. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil) U22FS-UU20 FS-U.
4. Pada mesin 2 tak, stel pompa oli sesuai dengan standar.

KOTORAN OLEH TIMAH HITAM
Insulator berwarna kuning juga coklat.

KONDISI MESIN
Mesin terasa tersendat-sendat pada waktu menambah kecepatan (akselerasi) atau pada waktu kecepatan tinggi.

PENYEBAB
Bensin di Indonesia dicampur dengan senyawa timah hitam. Bekas pembakaran senyawa ini, menempel pada ujung busi. Bila kendaraan akselerasi atau dengan kecepatan tinggi, senyawa itu akan meleleh sehingga menimbulkan kebocoran listrik dan kegagalan pembakaran.

CARA PERBAIKAN

1. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil) U22FS-UU20 FS-U.
2. Pergunakan bensin premium.
3. Jangan mengemudi dengan kecepatan rendah terlalu lama.

KOTORAN OLEH ENDAPAN (DEPOSIT FOULING)
Endapan sisa penbakaran atau kerak busi, banyak menempel pada permukaan insulator dan elektroda busi dengan warna yang bermacam-macam.

KONDISI MESIN
Terasa ada gangguan pembakaran pada waktu menambah kecepatan atau pada waktu kecepatan tinggi.

PENYEBAB

1. Oli yang dipakai kurang baik mutunya.
2. Saringan udara tidak ada (dilepas).
3. Untuk mesin 4 tak, oli mesin naik ke ruang bakar (piston & piston ring aus).

CARA PERBAIKAN

1. Perbaiki/ganti bagian yang rusak.
2. Perbaiki/ganti saringan udara.
3. Pergunakanlah olie yang bermutu baik dan campuran yang tepat.

PANAS BERLEBIHAN (OVER HEATING)
Bagian insulator berwarna putih pucat dan elektroda-elektrodanya terbakar berwarna keungu-unguan serta terlihat aus. Bila kondisi ini diteruskan, ujung-ujung elektrodanya dapat meleleh.

KONDISI MESIN
Tenaga mesin menjadi hilang dan kecepatanpun berkurang. Hal ini timbul apabila dalam kecepatan tinggi, pendakian yang lam atau dengan muatan yang berat. Bila elektroda busi sudah meleleh, pistonpun dapat menjadi rusak (berlubang).

PENYEBAB

1. Kekeliruan memilih nomor tingkat panas busi.
2. Waktu penyalaan (ignition timing) terlalu cepat.
3. Sistim pendinginan kurang baik.
4. Campuran gas bensin dan udara terlalu tipis (terlalu banyak udara).

CARA PERBAIKAN

1. Pergunakanlah busi dengan nomor tingkat panas busi (heat range) yang setingkat lebih dingin. U20FS-U -> U22FS-U.
2. Sesuaikanlah waktu pengapian (ignition -> timing).
3. Periksa/perbaiki sistim pendinginan.
4. Stel dan bersihkan karburator…..

BUSI MOTOR


Agustus 15, 2010

RPP KLS 2 DAN 3